Sukses

Top 3 Berita Hari Ini: Rumah Tangga Pasangan ABG Polewali Mandar

Liputan6.com, Polewali Mandar Top 3 berita hari ini, dua ABG asal Polewali Mandar, Sulawesi Barat, kini telah berstatus sebagai pasangan suami istri. Arling Prama Aspar (17) dan Andini Pratiwi (15) resmi menikah pada Minggu, 26 November 2017.

Meski hubungan keduanya hanya delapan bulan dengan usia yang masih belia, dua ABG ini mantap melanjutkan hubungan tersebut ke tahap yang lebih serius, yaitu pernikahan.

Lalu seperti apa kehidupan pasangan ini usai menikah? Dan bagaimana dengan sekolahnya? Arling hingga saat ini masih terdaftar sebagai siswa di SMA Negeri 1 Wonomulyo, Polewali Mandar. Sementara, sang istri baru lulus SMP.

Sementara itu, anak durhaka yang dijebloskan ke penjara oleh ayah kandungnya karena menggelapkan truk milik keluarga kini bisa bernapas lega. Pasalnya, polisi telah menangguhkan penahanannya.

Apakah karena hati sang ayah yang luluh melihat anaknya di penjara?

Berikut berita terpopuler dalam Top 3 Berita Hari Ini

1. Mengintip Kehidupan Pasangan ABG di Polewali Mandar Usai Menikah

Pernikahan ABG di Polewali Mandar. (Liputan6.com/Fauzan Sulaiman)

Ansar, kakak kandung Arling Prama Aspar, mengungkapkan bahwa adik laki-lakinya itu hingga saat ini masih terdaftar sebagai siswa di SMA Negeri 1 Wonomulyo, Kabupaten Polewali Mandar, Sulawesi Barat.

Ansar memastikan bahwa adiknya yang masih ABG atau anak baru gede itu, tidak akan putus sekolah walau saat ini ia telah menikah.

Sebelum resmi menikah dan menjadi pasangan suami istri, Arling dan Andini telah menjalin kasih. Keduanya dipertemukan karena kecintaan mereka terhadap seni dan budaya suku Mandar.

Setelah keluarga Arling dan Andini sepakat, segala persyaratan untuk keperluan pernikahan keduanya pun dipersiapkan, termasuk izin dari pengadilan agama karena usia mereka yang masih di bawah umur.

Selengkapnya...

2. Hati Sang Ayah Luluh, Penahanan Anak Durhaka Ditangguhkan

Si anak durhaka, Aan hanya tertunduk lesu saat diperiksa oleh polisi. (Foto: Liputan6.com/Muhamad Ridlo/Polres Kebumen)

Sarwanto bertahan dengan keputusan untuk menjebloskan anaknya ke penjara karena sang putra telah menggelapkan truk yang diandalkannya untuk menghidupi keluarga.

Hingga waktu kunjungan berakhir, Minggu, 26 November 2017, Sarwanto tak mengucapkan kata untuk mencabut laporan, meski sudah dipersilakan oleh kepolisian.

Meski tak terucap dan melihat sikap keduanya, kepolisian menangguhkan penahanan si anak durhaka, Aan. Polisi pun menganggap tersangka kooperatif dan bersikap baik selama pemeriksaan.

Lantaran bersifat delik aduan, Sarwanto bisa mencabut laporanmya. Apakah akan dilakukan sang ayah?

Selengkapnya...

3. Pembunuhan Sopir Taksi Online Terkuak, Anehnya Mobil di Jurang

Mobil Suzuki Ertiga BM 1654 NV‎ milik sopir taksi online korban pembunuhan, jadi rongsokan karena dibuang ke jurang di Kabupaten Karo, Sumut. (Liputan6.com/M Syukur)

Misteri pembunuhan sopir taksi online Kota Pekanbaru, Riau, Ardhie Nur Aswan, akhirnya terungkap oleh Satuan Reserse Kriminal Polresta Pekanbaru. 

Sebelumnya, korban ditemukan sudah menjadi tengkorak di semak-semak perkebunan sawit Kecamatan Kandis, Kabupaten Siak, Riau, awal November lalu. 

Namun, mobil Suzuki Ertiga bernomor polisi BM 1654 NV‎ yang dikendarai korban sudah menjadi rongsokan karena dibuang ke jurang di Kabupaten Karo, Sumatera Utara. Belum diketahui maksud empat pelaku membuang hasil rampasannya dari korban.

Korban Ardhie Nur Aswan dibunuh setelah menerima pesanan tengah malam pada Minggu 22 Oktober 2017. Para pemesan ini minta diantarkan ke Kandis, Kabupaten Siak. Dalam perjalanan, leher korban dijerat salah satu penumpang dari belakang memakai tali.

Lalu, apa motif para pelaku melakukan pembunuhan terhadap sopir taksi online itu?

Selengkapnya...

Saksikan video pilihan di bawah ini:

 

Artikel Selanjutnya
Top 3 Berita Hari Ini: Kondisi Anak Ditanam Hidup-Hidup bak Pohon
Artikel Selanjutnya
Ayah Kandung di Surabaya Banting Bayinya hingga Tewas