Sukses

Kisah Pengusaha Korban Perampokan Selamat Karena Pura-Pura Mati

Kudus - Pasangan suami istri pemilik show room mobil bekas di Kudus, Jawa Tengah menjadi korban perampokan disertai kekerasan, Senin dini hari, 20 November 2017.

Sang suami, Afrodi (51) mengatakan, selain kehilangan harta benda, keduanya juga mengalami sejumlah luka. Bahkan sang istri, Masroh (47) harus dilarikan ke Instalasi Gawat Darurat Rumah Sakit Umum (IGD RSU) Mardi Rahayu Kudus untuk mendapatkan perawatan intensif.

Ia menceritakan, rumahnya dirampok oleh empat orang dengan menggunakan penutup kepala. Salah satu di antara mereka bahkan membawa senjata api.

"Tangan dan kaki kami, diikat serta mulut disumpel pakai lakban," ujarnya dilansir KRjogja.com.

Sebelum membawa kabur uang dan perhiasan emas senilai Rp 100 juta, serta dua buah BPKB sepeda motor, para perampok juga memukuli kedua korban. Dalam aksinya, perampok beberapa kali memukuli kedua korban dengan tangan maupun benda tumpul, hingga mengalami luka lebam parah di bagian wajah dan kepala. 

Afrodi mengatakan, perampok marah dan memukul tanpa henti ketika ia menolak untuk menunjukkan tempat penyimpanan uang dan benda berharga.

"Ketika kami bilang semua uang disimpan di bank mereka tidak percaya,"

Saat itulah, kedua korban berpura-pura mati hingga perampok berhenti memukuli korban. "Kami terus dipukuli sekitar satu jam, dan baru berhenti setelah kami berpura- pura mati," terangnya.

Sementara itu, Kapolres Kudus AKBP Agusman Gurning mengatakan sedang menyelidiki kasus perampokan pasutri nahas tersebut. Termasuk di antaranya laporan kepemilikan senjata api. 

Aksi perampokan itu berjalan mulus karena rumah pasutri itu sangat sepi dan jauh dari tetangga. Pasangan suami-istri itu  diketahui hanya tinggal berdua. Sedangkan anak semata wayangnya sedang kuliah di Solo.

Baca berita menarik lainnya dari Krjogja.com di sini.

Saksikan video pilihan berikut ini: