Sukses

Halaman Rumah Dinas Wali Kota Jambi Mendadak 'Hilang'

Liputan6.com, Jambi - Halaman rumah dinas Wali Kota Jambi "Griya Mayang" amblas sedalam dua meter akibat guyuran deras air hujan deras yang terjadi Senin (20/11/2017) dini hari.

Amblesnya halaman rumah dinas pada sisi kiri depan tersebut juga mengakibatkan dua unit mobil dinas yang terparkir di lokasi itu terperosok hingga kedalaman dua meter.

"Amblesnya tadi pagi, memang sejak malam hujan deras disertai angin kencang," kata Marno (35), salah satu pegawai di rumah dinas Wali Kota Jambi itu, dilansir Antara.

Pada sisi kiri halaman rumah dinas itu, terdapat aliran sungai sehingga rawan terjadi amblas saat hujan deras mengguyur. "Tampaknya kontur tanahnya timbunan, jadi mudah ambles, apalagi saat hujan deras," kata Marno.

Amblesnya halaman rumah dinas Wali Kota Jambi yang secara administrasi berada di wilayah Kecamatan Telanaipura itu, juga mengakibatkan satu tiang listrik penyangga trafo nyaris rubuh. Selain itu, pagar sepanjang sekitar 30 meter juga roboh.

Setelah insiden tersebut, Wali Kota Jambi Syarif Fasha langsung mengintruksikan stafnya untuk menangani imbas amblesnya tiang listrik. Pantauan di lokasi, terdapat petugas PLN setempat dan petugas kebersihan yang tampak menangani situasi itu agar tidak meluas.

Sebelumnya, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Jambi mengeluarkan peringatan dini potensi terjadinya hujan disertai petir dan angin kencang di wilayah Kota Jambi dan sekitarnya.

Potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat disertai petir dan angin kencang berpotensi terjadi pada siang, sore, malam dan dini hari.

"Dari kondisi tersebut perlu diwaspadai potensi banjir terutama di sekitar Daerah Aliran Sungai (DAS) Batanghari. Kemudian potensi tanah longsor dan pohon tumbang di wilayah-wilayah tersebut," kata Kepala BMKG Stasiun Kelas 1 Sultan Thaha Jambi, Nurangesti.

Saksikan video pilihan berikut ini:

1 dari 2 halaman

Tiang Listrik Bertumbangan

Heboh tiang listrik sebelumnya dirasakan sebagian warga Jambi. Namun, bukan terkait insiden Setya Novanto, melainkan karena hujan lebat disertai angin kencang.

Akibatnya, belasan tiang listrik di sejumlah tempat bertumbangan. Dari kejadian itu, dilaporkan satu orang warga meninggal tertimpa pohon.

Peristiwa nahas tersebut terjadi saat hujan lebat disertai angin kencang melanda hampir seluruh wilayah Jambi pada Jumat malam, 17 November 2017, sekitar pukul 23.30 WIB.

Tiang listrik yang tumbang paling banyak ada di Kabupaten Tanjung Jabung Timur (Tanjabtim). Tercatat, ada delapan buah tiang listrik tumbang di daerah ini.

"Lokasinya menyebar di sejumlah kecamatan. Akibat tiang (listrik) tumbang ada pemadaman di empat kecamatan," ujar Kepala Rayon Ranting PLN Muarasabak, Kabupaten Tanjabtim, Sumardi saat dihubungi, Sabtu, 18 November 2017.

Sejumlah tiang listrik juga bertumbangan di kabupaten yang bersebelahan dengan Kabupaten Tanjabtim, yakni Kabupaten Muarojambi. "Ada di daerah Jaluko satu tumbang. Kabarnya ada juga di daerah lain yang tumbang," ujar Putra, salah seorang warga Sengeti, Kabupaten Muarojambi.

Menurut Putra, hujan disertai angin pada Jumat malam itu memang terbilang sangat kencang dan deras. Tak hanya tiang listrik, beberapa pohon juga patah karena kuatnya embusan angin.