Sukses

Belasan Tiang Listrik di Jambi Bertumbangan, Ada Apa?

Liputan6.com, Jambi - Masyarakat Indonesia tengah heboh akan peristiwa kecelakaan yang baru saja dialami Ketua DPR, Setya Novanto. Perbincangan tak hanya karena Ketua Partai Golkar itu menghilang saat dijemput KPK, tetapi juga tiang listrik yang ditabrak mobil yang ditumpangi Setya Novanto.

Sejumlah meme bertebaran di media sosial menyoal insiden kecelakaan Setya Novanto dan tiang listrik. Tak hanya gambar, beragam cerita lucu seputar tiang listrik juga menghiasi berbagai dinding media sosial. Mulai dari Blackberry Messenger (BBM), WhatsApp, Telegram, Facebook hingga Twitter.

Heboh tiang listrik juga tengah dirasakan sebagian warga Jambi. Namun, bukan terkait insiden Setya Novanto, melainkan karena hujan lebat disertai angin kencang.

Akibatnya, belasan tiang listrik di sejumlah tempat bertumbangan. Dari kejadian itu, dilaporkan satu orang warga meninggal tertimpa pohon.

Peristiwa nahas tersebut terjadi saat hujan lebat disertai angin kencang melanda hampir seluruh wilayah Jambi pada Jumat malam, 17 November 2017, sekitar pukul 23.30 WIB.

Tiang listrik yang tumbang paling banyak ada di Kabupaten Tanjung Jabung Timur (Tanjabtim). Tercatat ada delapan buah tiang listrik tumbang di daerah ini.

"Lokasinya menyebar di sejumlah kecamatan. Akibat tiang (listrik) tumbang ada pemadaman di empat kecamatan," ujar Kepala Rayon Ranting PLN Muarasabak, Kabupaten Tanjabtim, Sumardi saat dihubungi, Sabtu (18/11/2017).

Sejumlah tiang listrik juga bertumbangan di kabupaten yang bersebelahan dengan Kabupaten Tanjabtim, yakni Kabupaten Muarojambi. "Ada di daerah Jaluko satu tumbang. Kabarnya ada juga di daerah lain yang tumbang," ujar Putra, salah seorang warga Sengeti, Kabupaten Muarojambi.

Menurut Putra, hujan disertai angin pada Jumat malam itu memang terbilang sangat kencang dan deras. Tak hanya tiang listrik, beberapa pohon juga patah karena kuatnya embusan angin.

Saksikan video pilihan berikut:

 

 

1 dari 2 halaman

Satu Orang Meninggal

Sementara, satu orang dikabarkan meninggal dunia tertimpa pohon akibat kejadian tersebut. Korban meninggal dilaporkan adalah warga Desa Awin, Kecamatan Pemayung, Kabupaten Batanghari. Kabupaten Batanghari adalah daerah yang bersebelahan dengan Kabupaten Muarojambi.

Menurut salah seorang warga, korban meninggal bernama Masriati (40), seorang ibu rumah tangga. Sebelum kejadian, ia tengah tertidur di kamar rumahnya saat hujan dan angin kencang terjadi.

Tiba-tiba, sebuah pohon besar yang jaraknya sekitar 10 meter dari rumahnya tumbang dan menimpa dirinya hingga meninggal.

"Sementara suami dan anaknya selamat. Namun, mengalami luka-luka dan dirawat di rumah sakit," ujar Anto, salah seorang warga Batanghari.

Kejadian itu juga dibenarkan Camat Pemayung, Muhammad Amin. Puluhan rumah warga di Kota Jambi juga dikabarkan rusak-rusak akibat kejadian itu. Sebagian besar rumah rusak ada di bagian atap karena diterpa hujan lebat dan angin kencang.

Sebelumnya, Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Jambi sudah memberikan peringatan dini akan kondisi cuaca di daerah itu. Sebagian besar wilayah Jambi selama beberapa hari ke depan diperkirakan akan mengalami hujan lebat disertai angin kencang dan petir.