Sukses

Top 3 Berita Hari Ini: Maling Ajak Duel Polisi Tangan Kosong

Liputan6.com, Makassar - Top 3 berita hari ini, meski timah panas menembus tubuhnya, seorang maling yang berhasil ditangkap dalam Operasi Pekat Lipu beberapa waktu lalu tak ingin menyerah begitu saja. Dia masih sempat mengajak duel polisi di Mapolsek Panakukang Makassar dengan tangan kosong. 

Sementara itu di Cilacap, Jawa Tengah, seorang gadis yang telah berusia 12 tahun hanya memiliki bobot tubuh sebesar 8,5 kilogram. Atau setara dengan bayi berumur 1 tahun.

Apa yang terjadi? Dikabarkan Anisa pernah terserang demam tinggi di usianya yang baru 6 bulan. Namun, setelah sembuh, fisik Anisa melemah dan nyaris tak pernah bergerak. Dia pun mulai kehilangan daya penglihatan di usia yang baru 1 tahun.

Orangtua Anisa mengaku telah mengeluarkan uang cukup banyak agar putrinya bisa kembali pulih. Namun, penyakitnya tak kunjung membaik, meski sudah dibantu seorang dokter spesialis.

Berikut berita terpopuler dalam Top 3 Berita Hari Ini:

1. Maling Nekat, Ajak Polisi Duel Tangan Kosong Saat Ditangkap

Ompel dilumpuhkan karena berusaha melarikan diri. Foto: (Eka Hakim/Liputan6.com)

Pencuri yang kerap dipanggil Ompel (18) harus menanggung resiko. Ia akhirnya dilumpuhkan dengan timah panas karena mengajak duel polisi.

Ompel tertangkap dalam Operasi Pekat Lipu yang dilakukan tim Reserse Mobile (Resmob) Polda Sulsel di Kampung Kappeka, Kel. Rappokalling, Kec. Tallo, Kota Makassar.

Tim resmob awalnya membawa pelaku untuk menunjukkan tempat tinggal rekannya. Namun, dalam perjalanan, pelaku memberontak dan mengajak duel polisi.

Selengkapnya...  

2. Kisah Pilu Bocah 12 Tahun Berbobot 8,5 Kilogram

Prihatin mengggendong anaknya, Anisa yang berusia 12 tahun dan hanya berbobot 8,5 kilogram. (Foto: Liputan6.com/Muhamad Ridlo)

Bagi seluruh tetangganya, Anisa adalah adik terkecil mereka. Mereka biasa bergantian menggendong Anisa yang hingga menjelang usia remaja baru bisa duduk.

Sebenarnya, bocah bernama lengkap Alsa Anisa ini telah berumur 12 tahun. Namun, entah kenapa, bobot tubuhnya hanya 8,5 kilogram, setara dengan bayi berumur 1 tahun.

Tak hanya itu. Anisa mulai kehilangan daya penglihatan di usia sekitar 1 tahun. Mata bocah mungil yang tadinya normal, kerap bergerak tak beraturan, dan tampak juling (stratibmus).  

Selengkapnya... 

3. Perjuangan Penghayat Kepercayaan Kala Menikah dan Cari Kerja

Penghayat kepercayaan dan aliran kejawen memiliki ritual khusus yang diajarkan secara turun temurun, ratusan tahun. (Foto: Liputan6.com/Muhamad Ridlo)

Majelis Luhur Kepercayaan Indonesia (MLKI) Kabupaten Cilacap menyambut baik putusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang mengabulkan tuntutan agar penghayat kepercayaan dicantumkan dalam kolom agama di KTP.

Musababnya, penggunaan tanda setrip (-) dalam KTP yang kini digunakan oleh penghayat kepercayaan, kerap menimbulkan multitafsir.

Ketua Majelis Luhur Kepercayaan Terhadap Tuhan Yang Maha Esa (MLKI) Kabupaten Cilacap, Basuki Raharja mengisahkan, pernah terjadi, seorang penghayat kepercayaan berusia muda jatuh cinta kepada gadis yang menganut sebuah agama.

Namun, ternyata, mempelai pria tak lantas memperoleh rekomendasi pernikahan dari desanya. Musababnya, kolom agama dalam KTP-nya, setrip. Oleh perangkat desa, dianggapnya KTP yang dipegang penghayat kepercayaan sama artinya dengan tak beragama, alias ateis. Sebab itu, desa setempat tak mau menerbitkan surat pengantar menikah.

Selengkapnya... 

Artikel Selanjutnya
Aksi Gagal Perampok Toko Perhiasan Gara-Gara Tak Bisa Buka Pintu