Sukses

Sudah 9 Tahun, TKW Asal Indramayu Hilang Kontak di Suriah

Liputan6.com, Indramayu - Tasimpen, seorang Tenaga Kerja Wanita (TKW) asal Indramayu, Jawa Barat dikabarkan hilang kontak sejak sembilan tahun lalu. Tasimpen diketahui merantau ke negara konflik di Suriah.

Serikat Buruh Migran Indonesia (SBMI) Indramayu, Juwarih mengatakan, Tasimpen berangkat ke Suriah pada Desember 2008. Tasimpen diterbangkan ke Suriah sebagai TKW di sektor informal oleh PT Millenium Putri Mandiri.

"Tapi sampai sekarang tidak ada kontak dengan keluarga," ujarnya, Senin (25/9/2017), dilansir Antara.

Juwarih mengatakan, pihaknya akan segera menindaklanjuti pengaduan dari keluarga Tasimpen agar membawa TKW itu pulang ke Indramayu. Dalam waktu dekat, Juwarih akan menyampaikan pengaduan ke KBRI Suriah, ke Direktorat PWNI dan BHI Kementerian Luar Negeri RI.

Sementara itu, kakak kandung Tasimpen, Rastinah (38) menceritakan, awalnya pada Oktober 2008 Tasimpen direkrut oleh sponsor bernama Tana asal Desa Telukagung, Kecamatan Indramayu, Kabupaten Indramayu.

"Sehari sebelum berangkat adik saya sempat telepon, untuk menginformasikan bahwa besok harinya akan diterbangkan ke Suriah," katanya.

Tetapi, sejak saat itu sampai sekarang keluarga tidak pernah lagi berkomunikasi dengan Tasimpen baik via surat maupun lewat telepon.

Dia berharap kepada Pemerintah Indonesia agar bisa menemukan dan memulangkan Tasimpen ke kampung halamannya di Indramayu. "Semoga saya masih bisa dipertemukan dengan adik saya," katanya lagi.

Saksikan video pilihan berikut ini!

Artikel Selanjutnya
TKI Asal Sukabumi Diduga Alami Siksaan di Arab Saudi
Artikel Selanjutnya
Misteri Hilangnya Nenek Pencari Kayu di Hutan Jati Situbondo