Sukses

Top 3 Berita Hari Ini: Cemburu Buta, Suami Potong Kaki Istri

Liputan6.com, Denpasar - Top 3 berita hari ini, seorang suami di Denpasar, Bali, tega menganiaya istri sendiri dengan cara memotong kedua kakinya hingga putus. Perbuatan sadis itu belakangan diketahui akibat dia terbakar api cemburu.

Sebelum kejadian nahas tersebut, warga sempat melihat pasangan suami istri atau pasutri itu terlibat cekcok hebat. Sampai akhirnya, Kadek sang suami korban mengetuk pintu rumah salah satu tetangga dan meminta agar menolongnya mengantar istrinya ke rumah sakit. 

Tetangga Kadek terkejut saat melihat potongan kaki kiri tergeletak di halaman depan kamar kos korban.

Sementara itu, para guru honorer di Indramayu, Jawa Barat, kecewa dengan seleksi penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2017.  Pasalnya, dari seluruh lowongan yang dibuka, tidak ada satu pun untuk posisi guru.

Hingga malam ini, Kamis (7/9/2017), berita tersebut paling banyak menyita perhatian pembaca Liputan6.com, terutama di kanal Regional.

Berikut berita terpopuler dalam Top 3 Berita Hari Ini

1. Suami Potong Kedua Kaki Istrinya hingga Putus, Gara-Gara Cemburu?

Ilustrasi Pembunuhan (iStock)

Kadek AP (36) tega memotong kedua kaki sang istri, Ni Putu K (29), hingga putus. Aksi sadis itu diduga akibat sang suami yang berprofesi sebagai sopir terbakar api cemburu.

Kabid Humas Polda Bali Kombes Henky Widjaja mengatakan, peristiwa tersebut terjadi pada Selasa sore, 5 September 2017, di rumah kos tempat keduanya tinggal selama ini.

Kejadian itu bermula saat pasangan itu terlibat cekcok. Pertengkaran keduanya memancing rasa penasaran para tetangga.

Betapa terkejutnya tetangganya saat melihat potongan kaki kiri tergeletak di halaman depan kamar kos korban.

Selengkapnya...

2. Lowongan CPNS 2017 Dibuka, di Mana Jatah Guru Honorer?

Ilustrasi tes CPNS

Di Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, ratusan guru honorer kategori dua (K2) kecewa. Sebab, dari seluruh lowongan yang dibuka, tidak ada satu pun untuk posisi guru.

Di Kabupaten Indramayu, jumlah tenaga honorer sekitar 800 orang. Dari jumlah itu, 400 orang di antaranya merupakan guru honorer K2.

Selama ini ratusan guru honorer K2 asal Kabupaten Indramayu, sudah berjuang selama bertahun-tahun untuk diangkat menjadi PNS. Namun, hanya janji manis yang mereka terima. Padahal, para guru honorer K2 selama ini sudah mengabdi selama lebih dari lima tahun.

Rata-rata honor yang diterima para guru honorer K2 masih jauh dari layak. Besarannya ditentukan oleh kemampuan masing-masing sekolah tempat mereka mengajar.

Selengkapnya...

3. Kronologi Penangkapan Alfian Tanjung Usai Vonis Bebas PN Surabaya

Belum sempat menghirup udara bebas, Alfian Tanjung kembali digiring banyak polisi ke Polda Jatim untuk diperiksa. (Liputan6.com/Dian Kurniawan)

Belum sempat menghirup udara segar, Alfian Tanjung kembali dijemput paksa oleh Polda Jawa Timur dari Rutan Klas I Surabaya di Medaeng, Sidoarjo, sekitar pukul 18.00 WIB. Ia dibawa ke Mapolda Jatim untuk selanjutnya diperiksa di Mapolda Metro Jaya.

Alasan pihak kepolisan, penjemputan paksa Alfian Tanjung itu oleh Polda Jatim adalah atas perintah Polda Metro Jaya.

Penasihat hukum Alfian Tanjung, Abdullah Alkatiri, merasa curiga karena usai putusan yang ditetapkan Pengadilan Negeri Surabaya, proses administrasi vonis bebas itu molor.

"Putusannya harus bebas. Tapi saat kami jemput di sini kok barengan ada polisi banyak. Kami khawatir ini ada sesuatu. Ternyata benar. Begitu keluar langsung dijemput lagi," katanya dengan nada heran.

Selengkapnya...

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini: