Sukses

Top 3 Berita Hari Ini: Penyebab PNS Toraja Telanjang Naik Motor

Liputan6.com, Toraja Utara - Top 3 berita hari ini, aksi seorang pegawai negeri sipil (PNS) di Kabupaten Toraja Utara, Sulawesi Selatan, bikin geger seisi kota. Tanpa merasa canggung, dia bugil saat berkeliling kota dengan mengendarai sepeda motornya.

Abraham, nama si pengendara bugil, diduga sengaja berbuat konyol tersebut lantaran stres dengan lingkungan kantor di mana dia bekerja sebagai PNS.

Lulus dengan nilai murni tanpa bantuan orang lain, membuat ia merasa diperlakukan berbeda dengan PNS lain.

Di lingkungan tempat kerjanya, Abraham memang dikenal sebagai karyawan yang cerdas dan sangat berdedikasi dalam pekerjaan. Dia bahkan merupakan sarjana terbaik Fakultas Komputer di sebuah universitas swasta di Jakarta.

Lain lagi dengan apa yang dirasakan oleh seorang dokter di Balikpapan, Kalimantan Timur. Seperti halnya mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok, dokter Otto Rajasa dituduh telah melakukan penistaan agama. Dia dianggap ateis, yang tidak percaya akan adanya Tuhan.

Atas sangkaan itu, Otto dijerat dengan ketentuan Pasal 28 Undang-Undang Informasi Transaksi Elektronik (ITE) mengenai penyebaran informasi kebencian berdasarkan unsur SARA.

Hingga malam ini, berita tersebut paling banyak diburu oleh pembaca Liputan6.com, terutama di kanal Regional.

Berikut berita terpopuler dalam Top 3 Berita Hari Ini:

1. Pengendara Motor Bugil yang Berkeliling Kota Ternyata PNS

PNS yang beraksi bugil saat berkeliling kota dengan mengendarai sepeda motor dikenal berprestasi dan disiplin. (Liputan6.com/Eka Hakim)

Pengendara bugil di Kabupaten Toraja Utara, ternyata seorang pegawai negeri sipil (PNS) di Kelurahan Saddang, Kabupaten Toraja Utara, Sulawesi Selatan, bernama Abraham Tandi.

Kepala Satuan Reskrim Polres Toraja Utara (Torut), AKP Matius Tapi, mengatakan Abraham sengaja bugil saat mengendarai motor karena stres. Aparat akan berkoordinasi dengan psikiater dari Kota Makassar untuk menangani masalah kejiwaan Abraham.

"Dia (Abraham) ini stres karena sejak awal diterima menjadi PNS dengan lulus murni dia selalu dilempar ke sana ke mari dalam pekerjaannya. Dan puncaknya ketika ia hendak masuk kantor, tapi kantor belum buka, sehingga dia pulang dan melakukan aksi konyolnya. Itu karena dia memang pekerja dan tak ingin merugikan negara," kata Matius kepada Liputan6.com via telepon, Jumat (28/7/2017).

Matius menyebutkan, Abraham merupakan sarjana terbaik Fakultas Komputer di sebuah universitas swasta di Jakarta. Abraham mendaftar masuk PNS melalui sistem online dan tanpa bantuan orang lain.

Selengkapnya...

2. Kasus Penistaan Agama, Dokter Otto Terima Divonis Seperti Ahok

Ada tiga tahanan yang mengaku disuruh untuk mengancam dokter muda yang terjerat kasus penistaan agama. (Liputan6.com/Abelda Gunawan)

Pengadilan Negeri Balikpapan Kalimantan Timur menjatuhkan vonis penjara dua tahun penjara berikut denda Rp 50 juta subsider penjara satu bulan terhadap dokter Otto Rajasa dalam kasus penistaan agama.

Majelis hakim Aminuddin, Darwis, dan M Asri menilai, terdakwa terbukti melanggar Undang Undang Informasi dan Transaksi Elektronik.

Sembari tersenyum, Otto Rajasa menyebutkan, putusan hakim ini persis diterima idolanya, mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok.

Jaksa menjerat Otto Rajasa dengan ketentuan Pasal 28 Undang-Undang Informasi Transaksi Elektronik (ITE) mengenai penyebaran informasi kebencian berdasarkan unsur SARA.

Dalam pleidoinya, Otto Rajasa menampik anggapan dirinya adalah seorang ateis yang tidak percaya Tuhan. Dia berdalih, kalimatnya itu hanya sindiran terhadap ISIS yang menembak mati seorang perempuan yang mengenakan jaket warna merah.

Selengkapnya...

3. Pendekar Ngapak Siap Jaga Kedaulatan Siber Indonesia

Para calon Pendekar Ngapak terlihat mengagumi produk enkripsi Indonesia yang banyak dipakai negara asing. (foto : Liputan6.com/edhie prayitno ige)

Dalam analisis Indoguardika Cipta Kreasi (ICK), sebuah perusahaan pengamanan siber, saat ini Indonesia sudah tergolong dalam daftar negara darurat siber. Presiden Direktur ICK, Agung Setia Bhakti menyebutkan bahwa indikasi kedaruratan adalah meningkatnya serangan siber.

Langkah utama menghadapi serangan siber adalah memperkuat pertahanan di dunia maya dan membangun kesadaran masyarakat terhadap bahaya serangan siber. Salah satu caranya dengan mengimplementasikan teknologi enkripsi dalam semua sistem informasi dan komunikasi.

Kerja sama untuk mengoptimasi kedaulatan siber Indonesia ini mencakup penelitian, magang, workshop, seminar, kuliah umum, kunjungan industri, dan kegiatan lain yang bersifat mengedukasi publik.

Bangun Wijayanto, salah satu dosen pendamping mengaku gembira dengan langkah ICK untuk melahirkan pendekar kriptografi.

Selengkapnya...

Saksikan video menarik di bawah ini:

Artikel Selanjutnya
Top3: Empat Warna Suzuki Jimny dan XMax 250 Bikin Ketagihan
Artikel Selanjutnya
Top3 Berita Hari Ini: Warna Suzuki Jimny Baru dan Polisi Sadis