Sukses

Top 3 Berita Hari Ini: Sultan Prihatin Insiden Sopir Taksi Online

Liputan6.com, Yogyakarta - Top 3 Berita Hari Ini, kasus penelanjangan sopir taksi online di Bandara Adisutjipto Yogyakarta, Jawa Tengah beberapa lalu menuai reaksi beragam dari beberapa kelompok masyarakat. Salah satunya dari Sri Sultan Hamengku Buwono X.

Sri Sultan mengaku prihatin atas insiden yang menimpa sopir taksi online tersebut. Ia pun meminta aparat hukum untuk mengusut tuntas kasus tersebut dan memberikan hukuman setimpal bagi para pelaku.

Dia juga menilai, seharusnya tindakan tersebut tidak boleh dilakukan oleh seseorang yang beradab.

Kejadian lainnya yang belum lama ini sempat bikin geger dan viral di media sosial adalah tentang kemunculan sebuah foto kemacetan parah jalur mudik di Tol Brebes Timur dan di ruas Tol Sewaka Pemalang.

Dalam foto tersebut digambarkan, ruas Tol Brexit tak bergerak hampir dua jam, sementara di ruas Tol Sewaka tampak mobil Honda Freed warna perak berpelat nomor Jakarta terlihat terbalik di sungai kecil.

Hingga malam ini berita tersebut paling banyak menyita perhatian pembaca Liputan6.com, terutama di kanal Regional, Rabu (21/6/2017).

Berikut berita terpopuler dalam Top 3 Berita Hari Ini:

1. Teguran Sultan Yogya Atas Kasus Penelanjangan Sopir Taksi Online

Sopir taksi online yang ditelanjangi di Bandara Adisutjipto melaporkan kasusnya ke polisi. (Liputan6.com/Yanuar H)

Sopir taksi online yang ditelanjangi di Bandara Adisutjipto, Yogyakarta, Frikal, melaporkan kejadian yang dialaminya pada Minggu malam, 18 Juni 2017, ke Polda DIY. Ia datang ke Polda DIY didampingi Ketua Paguyuban Pengemudi Taksi Online Jogjakarta (PPOJ) Muhtar Anshori.

Kabid Humas Polda DIY AKBP Yulianto menuturkan, polisi akan menindaklanjuti dengan memeriksa yang bersangkutan lebih dulu. "Video yang jadi barang bukti juga akan kami pelajari dulu sebelum melangkah jauh," kata Yulianto.

Di tempat berbeda, Gubernur DIY Sultan HB X mengaku belum mengetahui peristiwa tersebut. Namun, ia prihatin kejadian itu ada di Yogyakarta. Ia juga menyebut tindakan penelanjangan sopir taksi online itu bukanlah sikap seorang yang beradab.

Sebelumnya, video seorang sopir taksi online yang dilucuti pakaiannya hingga hanya menyisakan celana pendek viral di media sosial. Ia juga disuruh menyanyikan lagu "Garuda Pancasila" sebanyak tiga kali, push up 50 kali, mencium pipi kiri dan kanan sebuah patung, karena terlihat menaikkan penumpang pesawat di bandara oleh sopir taksi konvensional.

Selengkapnya...

2. Foto Macet Parah di Tol Fungsional Brebes - Gringsing Hoax

Foto hoax lainnya adalah tentang sebuah mobil yang terbalik berpelat Jakarta dan menyebutkan terjadi di Tol fungsional Brebes - Gringsing. (Liputan6.com/Fajar Eko Nugroho)

Kabid Humas Polda Jateng Kombes Djarod Padakova menyatakan, kabar kemacetan parah di Tol Brebes Timur hingga dua jam akibat banyaknya kecelakaan yang disebar melalui sejumlah foto adalah tidak benar alias hoax.

Sebelumnya, sebuah foto mobil Honda Freed warna perak berpelat nomor Jakarta terlihat terbalik di sungai kecil dekat sebuah jembatan besi, menyebutkan kecelakaan itu terjadi di Jalan Tol Brebes-Gringsing.

Begitu juga foto terkait kecelakaan di ruas Tol Sewaka Pemalang. Djarod kembali menegaskan jika foto itu hoax. "Kita sudah melakukan koordinasi dengan petugas di ruas Tol Sewaka, tidak ada kecelakaan seperti yang ada di foto tersebut," ucap dia.

Dia menyatakan pula, foto itu terbukti menyesatkan. Sebab, jalan tol fungsional tersebut tidak terdapat parit seperti itu. 

Selengkapnya...

3. Inovasi Pengusir Kantuk ala Mahasiswa Malang

Alas duduk yang dilengkapi sensor detak jantung inovasi mahasiswa UB Malang (Zainul Arifin/Liputan6.com)

Mengantuk bisa muncul tiba–tiba ke siapa pun, termasuk saat berkendara di jalanan. Ini menjadi salah satu faktor pemicu pengendara mengalami kecelakaan lalu lintas.

Untuk itu, tiga mahasiswa Jurusan Teknik Mesin Fakultas Teknik Universitas Brawijaya Malang, Jawa Timur, berinovasi dengan membuat alat yang membantu pengendara tahu saat rasa kantuk atau mengantuk itu datang. Alat yang dinamakan Alas Duduk Anti Kantuk atau Alakantuk itu bisa dipakai selama di perjalanan.

Alakantuk terdiri dari dua perangkat, yaitu alas duduk dan sensor detak jantung. Alas duduk komponen utamanya adalah penggetar atau vibrator dengan didukung komponen elektronik lainnya.

"Sebenarnya alat ini untuk preventif. Jadi semisal lagi menyetir, nah alat ini dipakai terus jadi kalau tiba–tiba ngantuk alat ini langsung bergetar," kata Yoga, salah satu dari tiga mahasiswa yang berhasil membuat alas duduk anti kantuk di Malang, Selasa, 20 Juni 2017.

Selengkapnya...

 

Saksikan Video Menarik Berikut Ini: