Sukses

Top 3 Berita Hari Ini: Kapal Rombongan Bupati Sangihe Karam

Liputan6.com, Manado - Top 3 berita hari ini, kapal rombongan Bupati Kabupaten Kepulauan Sangihe, Jabes Gaghana, karam akibat dihantam badai. Saat itu mereka tengah melakukan kunjungan ke pulau terluar di di Kepulauan Marore.

Namun berkat kesigapan aparat TNI dan kepolisian, rombongan bupati yang berjumlah 50 orang itu berhasil dievakuasi dengan menggunakan kapal nelayan.

Kabar lainnya yang tak kalah menyita perhatian dari Pekalongan, Jawa Tengah, tentang kisah seorang pemuda bernama Muhammad Khamim Setiawan (29) yang menunaikan ibadah suci ke Kota Mekah dengan berjalan kaki.

Khamim mengaku, hal itu dilakukannya karena ingin menunjukkan rasa cintanya yang teramat besar terhadap Allah SWT.

Sementara itu, warga Jambi dihebohkan dengan video seorang kakek yang menjadi korban saat sedang berjualan pisang keliling.

Sang kakek yang belakangan diketahui bernama Suratman itu berkeliling menjual pisang dengan sebuah gerobak di kawasan Kotabaru, Kota Jambi.

Sebuah mobil tiba-tiba mendekatinya, lalu meminta sang kakek membawa pisang ke mobilnya. Namun saat di dalam mobil, sang sopir tiba-tiba mengunci pintu dan mengambil uang yang ada di kantong kakek Suratman.

Hingga malam ini berita tersebut paling banyak menyita perhatian pembaca Liputan6.com, terutama di kanal Regional, Rabu (7/6/2017). 

Berikut berita terpopuler dalam Top 3 Berita Hari Ini

1. Kapal Rombongan Bupati Sangihe Karam, Bagaimana Nasib Mereka?

Ilustrasi kapal tenggelam (AFP Photo)

Bupati Kabupaten Kepulauan Sangihe, Jabes Gaghana bersama Wakil Bupati Helmut Hontong dan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) melakukan kunjungan ke pulau-pulau kecil, termasuk yang berbatasan dengan Filipina, yakni Pulau Marore, Sulawesi Utara.

Namun, nahas kapal yang ditumpangi bupati berserta rombongan karam. Mereka pun harus dievakuasi menggunakan perahu nelayan.

Humas Basarnas Manado Ferry Ariyanto mengungkapkan, KM Hiu yang ditumpangi rombongan itu berangkat dari Kepulauan Marore, Minggu, 4 Juni 2017. Di tengah perjalanan, kapal dihantam badai dan karam di Kepulauan Kemboleng.

Saat itu, Bupati Helmut Hontong bersama jajaran Forkopimda sedang melakukan kunjungan ke pulau terluar.

Selengkapnya...

2. Jejak Ritual Pemuda Pekalongan Jelang Naik Haji Jalan Kaki

Muhammad Khamim Setiawan (29), pemuda asal Pekalongan, Jawa Tengah, pergi haji dengan berjalan kaki (Liputan6.com/Fajar Eko Nugroho)

Kisah seorang pemuda asal Desa Rowokembu, Kecamatan Wonopringgo, Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah, Muhammad Khamim Setiawan (29), telah menginspirasi banyak orang. Ia naik haji jalan kaki dari rumahnya menuju Tanah Suci, yakni Kota Mekah di Arab Saudi.

Tak hanya kegigihan untuk naik haji jalan kaki, banyak pengalaman religius pemuda akrab disapa Gus Khamim itu yang dapat dijadikan pembelajaran.

Adapun perjalanan Gus Khamim menempuh jarak sekitar 13.800 kilometer dari Pekalongan-Mekah itu kemungkinan besar tercatat di dalam Museum Rekor Indonesia-Dunia (Muri).

Menurut ayah Khamim, Saofani Solichin, salah satu prinsip yang dipeguh teguh sang anak adalah berusaha tetap rendah diri.

Selengkapnya...

3. Video Kakek 94 Tahun Korban Perampokan di Jambi Jadi Viral

Kakek Suratman dirampok saat berjualan pisang keliling

Warga Jambi dihebohkan dengan sebuah video seorang lelaki tua menjadi korban perampokan saat berjualan pisang keliling. Dalam video berdurasi sekitar empat menit itu sang kakek mengaku telah dirampok tiga orang yang pura-pura ingin membeli pisang dagangannya.

"Bapak ni penjual pisang keliling, dan bapak ni baru saja kehilangan uang sekitar Rp 1,1 juta di dalam sakunya," tulis pemilik akun TommyReza Chokolatoz.

Pemilik akun tersebut juga menulis kronologi perampokan itu. Bermula pada Selasa, 6 Juni 2017 sekitar pukul 09.00 WIB. Sang kakek yang belakangan diketahui bernama Suratman itu berkeliling menjual pisang dengan sebuah gerobak di kawasan Kotabaru, Kota Jambi.

Saat itu datanglah sebuah mobil. Tanpa keluar dari mobil, sang sopir mengaku ingin membeli pisang. 

Selengkapnya...

 

 

Artikel Selanjutnya
Perintah Terakhir Nakhoda Sebelum Kapal Karam di Perairan Sitaro
Artikel Selanjutnya
Kapal Perang Amerika Tabrakan di Selat Malaka, 10 Kru Hilang