Sukses

Top 3 Berita Hari Ini: Heboh Bayi Cantik Dibuang di Gerobak Satai

Liputan6.com, Brebes - Top 3 Berita Hari Ini, Pasar Induk Brebes, Jawa Tengah, digegerkan dengan penemuan seorang bayi di gerobak satai. Hingga kini belum diketahui siapa kedua orangtua yang tega membuang bayi tersebut.

Penampilan si bayi perempuan yang putih bersih, montok, dan sangat cantik itu membuat para pengunjung Pasar Induk Brebes terpesona. Tak sedikit dari mereka yang ingin segera mengadopsinya.

Mendengar kabar kemolekan si bayi, Wakil Bupati Brebes Narjo juga menginginkan hal serupa.

Sementara itu, makanan ringan jenis mi instan berbahan limbah beredar bebas di Sidoarjo, Jawa Timur. Penganan tersebut diberi nama "Mickey Joss" dan "Mie Sedap Cha-Cha".

Dikabarkan, pemilik tiga industri rumahan mi instan berbahan limbah itu telah menekuni usahanya selama sembilan tahun dan per tahunnya telah mengeruk keuntungan sebesar Rp 244 juta.

Hingga malam ini, berita tersebut paling banyak menyita perhatian pembaca Liputan6.com, terutama di kanal Regional, Senin (5/6/2107).

Berikut berita terpopuler dalam Top 3 Berita Hari Ini:

1. Bayi Cantik di Gerobak Satai Jadi Rebutan

Bayi cantik yang dibuang di gerobak sate di Brebes (Liputan6.com / Fajar Eko Nugroho)

Misteri siapa orangtua bayi cantik yang dibuang di gerobak satai kompleks Pasar Induk Brebes, Jawa Tengah, pada Jumat 2 Juni 2017, hingga kini belum juga terkuak.

Banyak yang ingin mengadopsi bayi tersebut. Sejumlah warga mengaku telah menghubungi pihak rumah sakit dan ingin mengadopsinya.

"Jika memang tidak ada yang mengakui, serta orangtua dari bayi tidak menginginkan adanya bayi itu, saya siap mengadopsi dan merawatnya," ucap Lusi Indira Isni, Senin (5/6/2017).

Keinginan serupa dilontarkan Wakil Bupati Brebes, Narjo. Ajudannya, Robby Mahardika, menjelaskan bahwa wakil bupati ingin mengadopsi bayi tersebut. "Ya memang pak wakil siap untuk mengasuh bayi itu," ucap Robby Mahardika.

Selengkapnya...

2. Waspada, Beredar Mi Instan Berbahan Limbah Selama Ramadan

Makanan ringan jenis mi instan berbahan limbah produksi beromzet belasan juta rupiah ini beredar selama Ramadan. (Liputan6.com/Dian Kurniawan).

Tiga tempat usaha produksi makanan ringan jenis mi instan berbahan limbah produksi beredar selama Ramadan di Sidoarjo, Jawa Timur.

Ketiga tempat industri rumahan itu milik Bashori (42) asal Desa Keret, Kecamatan Krembung, milik Ali Murtadho (37), dan M Basori (49) yang sama-sama berasal dari Desa Gampang, Kecamatan Prambon.

"Berdasarkan laporan masyarakat bahwa di kawasan tersebut banyak beredar mi instan berbahan dari sisa produksi," ucap Kasatreskrim Polresta Sidoarjo, Kompol Muhammad Harris saat merilis hasil tangkapan di Mapolresta Sidoarjo, Jumat, 2 Juni 2017.

Dia menjelaskan, bahan yang digunakan oleh oknum tersebut tidak layak konsumsi karena mi yang sudah keluar dari pabrik itu rekomendasinya hanya untuk pakan ternak. Namun oleh mereka diolah menjadi makanan manusia.

Selengkapnya...

3. Nilai UN Jelek Berujung Gantung Diri Tragis

Ilustrasi Foto Bunuh Diri (iStockphoto)

Tak kuat menanggung amarah sang ibu, seorang siswi SMP Negeri 2 Manisrenggo, Klaten, Jawa Tengah, berinisial BDH mengakhiri hidupnya dengan gantung diri.

Dia bunuh diri dengan menggunakan kerudung warna merah muda dan hijau yang ditalikan pada kayu blandar dapur.

Usai memarahi anaknya, ibunda BDH lantas keluar rumah. Selanjutnya, BDH berjalan menuju ke belakang rumah. Sang kakak mengira jika adiknya yang berusia 15 tahun ini sengaja ke kamar mandi tanpa ada rasa kekhawatiran melakukan hal yang aneh-aneh.

Beberapa menit berselang, adiknya ditunggu-ditunggu tidak keluar kamar mandi.

Kakak korban memanggil tetangga untuk menurunkan BDH. Selanjutnya, ia membawa korban ke Rumah Sakit Islam Manisrenggo, Klaten. Namun, nyawa BDH tidak tertolong.

Selengkapnya...

 

Artikel Selanjutnya
VIDEO: Takut Disuntik, Balita Ini Histeris Minta Ampun
Artikel Selanjutnya
Penemuan Bayi di Teras Kios Bikin Kaget Warga Banyumas