Sukses

Lahar Dingin Sinabung Rusak 20 Rumah Warga, Lalu Lintas Dialihkan

Liputan6.com, Medan - Gunung Sinabung di Kabupaten Karo, Sumatera Utara, kembali mengeluarkan lahar dingin akibat hujan deras yang terjadi pada Selasa,18 April 2017. Lahar dingin membawa material lumpur dan batu melintasi sungai.

Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Karo Natanael Peranginangin mengatakan, hujan deras terjadi pada pukul 13.00 WIB di atas Gunung Sinabung dan Desa Mardinding. Sementara, di Desa Sukatendel tidak terjadi hujan. Pada pukul 14.45 WIB, tiba-tiba air di sungai aliran lahar dingin di Desa Sukatendel meluap membawa material dan lumpur.

"Material lahar dingin menutup jembatan hingga meluap ke jalan raya dan menutup akses jalan di sekitar aliran sungai Sinabung tersebut, termasuk masuk ke rumah warga," kata Natanael, Selasa (18/4/2017).

BPBD Karo, lanjut dia, bergerak cepat dengan mengirimkan relawan. Sementara, TNI/Polri memantau dan mengevakuasi warga yang terkena dampak dari banjir lahar dingin tersebut, termasuk menyediakan satu unit alat berat untuk membersihkan material lahar dingin.

Natanel juga mengatakan, banjir lahar dingin Gunung Sinabung mengakibatkan 20 rumah warga di bantaran sungai rusak, meski tidak menimbulkan korban jiwa. Puluhan rumah yang rusak itu terdiri 12 rumah rusak berat dan empat rusak ringan. Adapun empat rumah rusak lainnya dan masih terendam air, lumpur, dan bebatuan.

"‎Untuk korban jiwa nihil. Kita mengimbau agar warga yang tinggal di bantaran sungai aliran lahar dingin selalu waspada," ujar Natanael.

Terkait peristiwa alam ini, Natanael mengungkapkan pihaknya ‎sudah berkoordinasi dengan TNI/Polri untuk mengirim bantuan personel dan relawan. Hal ini untuk bersama-sama membersihkan rumah warga yang terdampak dari banjir lahar dingin.

BPBD Karo sudah mengirim satu ‎alat berat dari Dinas PU Karo untuk menormalisasi sungai serta menginventarisasi rumah terdampak lahar dingin dan membantu membersihkan rumah warga. BPBD Karo juga sudah mengirim logistik dari Dinas sosial dan BPBD Karo.

"Jalur lalu lintas sementara dialihkan melalui Desa Kuta Mbaru," ucap Natanael.

Artikel Selanjutnya
Sulsel Ada di Peringkat ke-7 Provinsi Terkorup Versi KPK
Artikel Selanjutnya
Diam-Diam Australia Lirik Wisata Jambi