Sukses

Misteri Mobil dan Kembang 7 Rupa di Laut Jawa Mulai Terkuak

Liputan6.com, Batang - Kejadian misterius penemuan sebuah mobil dan sepeda motor baru di sekitar Pelabuhan Batang, Jawa Tengah, mulai terkuak. Mobil dan motor baru yang disertai kembang 7 rupa itu diduga sebagai tumbal kepada Dewi Lanjar, penguasa di perairan Laut Jawa.

Mulai terkuaknya misteri ini berdasarkan penyelidikan yang telah dilakukan pihak Kepolisian Resor Batang. Polisi menemukan alamat dan identitas pemilik dua kendaraan mobil Honda Brio Satya bernomor poisil L 1553 TB dan sepeda motor Yamaha Mio H 5478 KS tersebut.

"Kami telah menemukan alamat dan identitas pemilik mobil dan sepeda motor itu. Sekarang masih kami dalami dulu apa motif sebenarnya peristiwa itu," ucap Kapolres Batang, AKBP Juli Agung Pramono, Jumat, 17 Maret 2017.

Ia menjelaskan, penelusuran juga dilakukan melalui database, baik yang berada di Regident Ditlantas Polda maupun di Korlantas Mabes Polri. Dari pelacakan itu, kata Kapolres, mobil Brio Satya bernomor polisi L 1553 TB itu ternyata milik seseorang yang tinggal di Jalan Supriyadi, Surabaya, Jawa Timur.

"Kemudian pemilik sepeda motor matic Yamaha Mio dengan plat nomor H 5478 KS, pemiliknya seseorang yang bertempat tinggal di Pedurungan, Semarang," ujar dia.

Meskipun sudah mengantongi alamat dan identitas pemilik dua kendaraan itu, polisi belum mau membeberkan siapa identitas mereka terkait kejadian misterius ini.

Yang jelas saat ini polisi masih melakukan pendalaman lebih jauh, termasuk motif di balik keduanya membuang kendaraan mereka ke sungai yang bermuara ke Laut Jawa.

"Dalam waktu dekat ini kami akan memanggil pemilik kendaraan itu untuk dimintai keterangannya," ucap dia.

Informasi yang diterima Liputan6.com, saksi mata yang sedang memancing di tepi Pelabuhan Batang sempat melihat empat orang sedang mendorong sebuah mobil dan sepeda motor ke tepian Sungai Sambong. Mereka tampak sengaja menceburkan dua kendaraan itu ke muara Sungai Sambong.

Saksi juga melihat di seputar dua kendaraan yang diceburkan itu ditabur beberapa jenis bunga. Sehingga membuat warga semakin meyakini kejadian misterius itu sebagai tumbal untuk penguasa Laut Jawa, Dewi Lanjar.

Melihat hal tersebut, saksi lalu melaporkan kepada petugas Satuan Polisi Perairan (Satpolair). Keesokan harinya, kedua jenis kendaraan itu lalu diangkat dengan alat berat ke darat. Kedua jenis kendaraan yang sengaja diceburkan ke muara sungai tersebut adalah Honda Brio Satya dan sepeda motor matic Yamaha Mio.

Artikel Selanjutnya
Pagi Menawan di Pantai Buan Liman