Sukses

Menikmati Senja dan Semburat Jingga Gunung Salak

Liputan6.com, Bogor - Singgah di kawasan wisata Puncak, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, tak hanya kesejukan hamparan kebun teh yang bisa Anda nikmati. Ada setangkup keindahan semburat jingga dan lembayung kala senja menjelang. Satu di antaranya adalah pertunjukan matahari yang kembali ke peraduannya.

Untuk menyaksikan surya tenggelam tak perlu mendaki gunung dan melewati lembah, cukup dengan menunggang kendaraan roda dua maupun roda empat untuk menjajalnya sampai ke lokasi.

Matahari tenggelam di antara bukit kebun teh memiliki ciri khasnya tersendiri. Senja berkabut berlatar kebun teh dan Gunung Salak menjadikan matahari tenggelam di sana teramat syahdu.

Kabut awan kiriman dari Kota Sukabumi perlahan berarak menyusuri kaki Gunung Salak untuk menyejukkan si kota hujan. Awan dan kabut seputih kapas pun menjadi jingga keemasan ketika matahari senja memancar. Saat itulah keindahan matahari tenggelam menjadi syahdu.

Pemandangan bayangan jajaran pohon pelindung kebun teh terpapar matahari tenggelam, seolah terbaring beristirahat setelah seharian memayungi kebun teh. Lembayung senja pun datang menyongsong malam hari.

Sembari menunggu momen itu datang, menyeruput secangkir kopi hitam yang banyak dijajakan di warung pinggir jalan bisa menambah kenikmatan. Dengan kehangatan kopi berpadu pemandangan bukit teh. Seiring langit Puncak yang seakan atraktif diterbangi paralayang meliuk-liuk melesat dari Bukit Gantole.

Rio, wisatawan asal Jakarta, mengaku beruntung bisa mendapatkan momen matahari tenggelam di Puncak. Bacpacker ini biasa melancong jauh menggunakan kendaraan roda dua di Pulau Jawa. Namun kali ini dia bisa mendapatkan momen matahari tenggelam tanpa harus mendaki.

"Tidak perlu pergi jauh ke puncak gunung sana. Terkadang di sekitar kita ada suatu keindahan yang luar biasa jika kita ingin mencarinya," ucap Rio, Selasa, 14 Maret 2017.

Kekaguman serupa dikemukakan Arris. Wisatawan asal Madura, Jawa Timur, itu mendapatkan momen indah dan tak perlu mengeluarkan kocek dalam-dalam.

"Enggak perlu capek-capek naik gunung, tapi bisa dapat sunset dengan view gunung. Sunset keren seperti ini enggak perlu mahal, cukup di pinggir Jalan Puncak Bogor juga bisa," ujar dia.

Namun Puncak yang selalu berkabut agaknya tidak mudah mendapatkan momen matahari tenggelam. Tergantung jika Dewi Fortuna berpihak pada Anda.

Waktu yang bagus untuk berburu sunset Puncak adalah di musim panas, seperti di bulan Juli hingga September. Namun bukan tidak mungkin, matahari tenggelam bisa dinikmati di musim penghujan seperti yang disaksikan Rio dan Arris ketika menjelang akhir bulan lalu.

Senja berkabut berlatar kebun teh dan Gunung Salak dapat dinikmati dari kawasan wisata Puncak, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. (Liputan6.com/Muhamad Nuramdani)

Sebelum menyaksikan matahari tenggelam, ada pilihan tempat wisata yang bisa dikunjungi di Puncak, di antaranya Taman Matahari, Taman Safari, dan Kebun Teh Gunung Mas. Bergeser ke Cianjur, ada Kebun Raya Cibodas, Taman Bunga Nusantara dan Little Venice.

Berbicara Little Venice, tempat wisata yang satu ini tengah ramai dikunjungi pelancong. Kanal khas yang biasa ditemukan di Itali ini ada di Kota Bunga, Puncak, Cianjur, Jawa Barat.

Tempat wisata di dalam kompleks vila mewah ini mengadopsi gaya arsitek Venice atau Venezia, Italia. Bangunan berupa rumah, toko dan kanal. Tentunya kanal ini dilengkapi gondola, kano dan perahu khas Venice untuk menyusuri kanal dan danau yang dikelilingi rumah mewah.

Bangunan di sisi kanal bisa menjadi ajang berfoto layaknya berada di Italia. Bangunan bertingkat ini tampak klasik berpadu dengan warna cat pastel. Beberapa jembatan juga menambah kesan kota yang penuh air.

Udara sejuk sangat terasa di sini, karena tempat ini dikelilingi pegunungan. Bahkan tampak dari jauh terlihat hamparan kebun teh yang bisa menyegarkan pandangan saat pagi maupun senja.

Untuk menikmati suasana khas negeri air ini cukup membayar tiket Rp 25 ribu per orang belum termasuk permainan. Jika ingin menyewa gondola, Anda cukup membayar Rp 15 ribu dan masih banyak pilihan perahu lainnya. Tempat ini buka setiap hari dari pukul 08.00-16.30 WIB, sementara hari libur buka pukul 08.00-18.00 WIB.

Artikel Selanjutnya
Mampir Ngopi Sebelum Jelajah Gua Sunyaragi
Artikel Selanjutnya
Raja Ampat Tak Hanya Pulau Wayag