Sukses

Buaya Senang Nongkrong di Kolam, Warga Resah

Liputan6.com, Palu - Warga Tatura Selatan, Kota Palu, Sulawesi Tengah mendesak pemerintah setempat untuk secepatnya menindaklanjuti keberadaan buaya-buaya di dekat pemukiman sebelum ada korban jiwa. Pasalnya, kawanan buaya belakangan ini sudah bergerak dari sungai ke kolam dekat pemukiman warga.

"Pak RT, tolong agar disampaikan kepada Pemkot Palu untuk segera mengamankan buaya-buaya yang ada di kolam di bilangan Jalan Kancil, sebelum binatang itu memangsa orang," kata Rina, salah seorang warga Kelurahan Tatura Selatan, Senin (13/3/2017), dilansir Antara.

Ia mengatakan kolam yang ada di wilayah itu banyak dihuni buaya dengan berbagai ukuran. Salah satu buaya yang ada di kolam tersebut beberapa hari lalu berhasil ditangkap warga, namun kemudian dilepas ke Sungai Palu.

Tetapi buaya yang ditangkap warga, kini sudah kembali lagi di kolam dan berpotensi mengancam warga yang bermukim di dekat kolam. Karena itu, sebelum buaya-buaya itu menyerang orang, Pemkot Palu diharapkan untuk mengamankannya.

Hal senada juga disampaikan Fian, seorang penduduk yang bermukim di dekat kolam itu. Ia juga meminta agar Pemkot Palu segera mengamankan area tersebut, paling tidak lokasi kolam dibuat pagar. Opsi lainnya, kawanan hewan buas itu ditangkap dan dipindahkan ke tempat penangkaran khusus.

"Saya pernah menghitung ada tujuh ekor buaya yang selalu terlihat di kolam," kata dia.

Jumlah tersebut kemungkinan bisa lebih banyak lagi mengingat area kolam yang terbuka ditambah dengan keadaan kolam yang sudah dipenuhi rumput-rumput.

Kata dia, kolam itu biasanya dijadikan sebagai tempat pemancingan oleh warga, sehingga dia khawatir kawanan buaya itu sewaktu-waktu dapat menyerang warga.

"Saya khawatir tiba-tiba buaya tersebut menyerang manusia. Dan sebelum hal itu terjadi, Pemkot Palu sebaiknya mengambil langkah-langkah bagaimana mengamankannya," kata dia.

Artikel Selanjutnya
Bayi 2 Bulan Hangus Terbakar Setelah Ditinggal Ibu Silaturahmi
Artikel Selanjutnya
Berani Berlebaran di Bekas Kampung Kumuh Ini?