Sukses

Apa Peran Jet Li dan Jackie Chan di Film Pamanca Makassar?

Liputan6.com, Makassar - Dua aktor laga mancanegara ternama yakni Jackie Chan dan Jet Li saat ini tengah mempelajari skenario film garapan sineas Makassar bergenre action, Pamanca The Movie.

"Naskah filmnya sudah kita serahkan untuk dipelajari, semoga semuanya berjalan lancar sampai hari H nanti," kata Produser Eksekutif Pamanca the Movie Muhammad Basir, dalam keterangannya, Kamis 9 Maret 2017.

Film ini mengadopsi kisah sejarah masyarakat Sulawesi Selatan era 1800-an. Para aktor utama akan bertemu dengan berbagai pedagang asal Tionghoa. Bisa jadi karakter pedagang dari Tionghoa inilah yang akan diperankan oleh Jackie Chan dan Jet Li.

"Tapi itu belum pasti, Soal nanti siapa yg mengisi pemeran itu (tokoh Tionghoa) saya belum tahu, karena saya hanya sebagai penulis skenario. Yang pasti ada beberapa tokoh akan diisi oleh orang Tionghoa, " kata penulis skenario Pamanca the Movie, Barnadi Zakaria.

Dia berharap film yang tengah dalam tahap pra produksi ini berhasil menunjukkan entitas dan identitas kebudayaan Sulawesi Selatan dalam seni bela diri Pamanca yang mulai terlupakan.

Secara literal, kata Barnadi, pemanca adalah silat khas Makassar-Bugis dan kental disebut sebagai istila Manca'. Film ini berlatar sejarah setempat.

"Tetapi kami tidak ingin menyebut filim ini sebagai film sejarah karena kami ingin menghindari perdebatan alot di tengah masyarakat soal sejarah." ujarnya.

Film ini berbeda dengan film-film garapan anak Makassar yang lebih dulu tayang di bioskop. Sebelumnya ada film Uang Panai, Silariang, dan lainnya.

"Pamanca bergenre action dan mungkin film pertama action di Indonesia Timur," tuturnya.

Film ini menggabungkan empat referensi film. Pertama film action seperti Grand Master, film romantis seperti Habibie-Ainun, dan film berlatar sejarah seperti Tenggelamnya Kapal Van Der Wijck, dan fantasinya seperti Lord of the Ring.

Juru Bicara Pamanca the Movie, Andi Iwan menyebutkan pekan depan kru Rapindo Galesong Film akan menggelar casting pemain di empat daerah di Sulsel, yakni Makassar, Bulukumba, Bone, dan Parepare.

"Untuk jadwal pastinya kami akan publikasikan ulang, " ujarnya.

Casting pemain ini untuk mencari aktor utama film. Pertimbangan memilih orang lokal agar identitas kebudayaan Bugis di film ini tidak hilang dalam karakter tokoh utama.