Sukses

Pernikahan Gaib Panglima Burung Undang Camat Sampai Presiden

Liputan6.com, Palangkaraya - Pernikahan gaib yang akan berlangsung antara Panglima Burung--akrab disebut pangkalima--dan titisan anak Nyi Roro Kidul pada 28 Februari 2017 mulai pukul 08.00 WIB sudah tercetak dalam undangan. Di antara daftar nama undangan, tercetak nama Presiden RI Joko Widodo, Kapolri Jenderal Tito Karnavian, dan Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo.

Berdasarkan keterangan yang diperoleh dari polisi, undangan yang dicetak berjumlah 100 lembar. Undangan tersebut dicetak di percetakan Prima Tumbang Samba oleh cucu Adat Damang Kepala Adat Kecamatan Katingan Tengah Isay Djudae.

Nama-nama undangan pernikahan gaib itu terpilih berdasarkan bisikan roh halus yang disampaikan perwakilan anak titisan Nyi Roro Kidul, Sri Baruno Parameswari, yang bernama Ibu Retno.

Selain mengundang Jokowi, pasangan pernikahan gaib itu juga mengundang Gubernur Kalimantan Tengah Sugianto Sabran, Wakil Bupati Katingan, Camat Katingan Tengah, hingga Danramil Tumbang Samba.

Isay Djudae selaku pihak yang diberi amanat mengaku telah menyebarkan undangan pernikahan gaib itu. Isay juga meminta polisi untuk berpartisipasi dalam pengamanan pernikahan ritual adat Dayak antara Sri Baruno Parameswari dan Panglima Burung.

Sri Baruno Parameswari merupakan anak dari keturunan Nyi Roro Kidul yang berwujud manusia dari Bali. Saat ini, yang bersangkutan dikabarkan masih berada di Jakarta dan akan datang ke Desa Telok, Kecamatan Katingan Tengah, Kabupaten Katingan, pada 27 Februari 2017.

Untuk keperluan pernikahan itu, Ibu Retno selaku perwakilan dari Sri Baruno telah menyerahkan uang sebesar Rp 96 juta secara bertahap kepada Isay Djudae. Uang tersebut kemudian dibelikan sejumlah hewan ternak, seperti sapi, babi, dan ayam.

Kabar pernikahan gaib antara Panglima Burung dan titisan keturunan Nyi Roro Kidul itu mencuat setelah seorang warga bernama Hendarto Garuda mengunggah rencana itu di media sosial pada 20 Februari 2017.

Sebelumnya, Sekretaris Jenderal Dewan Adat Dayak (DAD) Kalimantan Tengah, Yansen Binti, menyarankan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kalteng memanfaatkan pernikahan dengan makhluk gaib sebagai gelaran wisata. Yakni, rencana pernikahan ritual Pangkalima atau Panglima Burung dengan Sri Baruno Jagat Parameswari yang diduga titisan Nyi Roro Kidul.

Hal ini, menurut dia, menarik minat wisatawan domestik maupun mancanegara. Sebab, sangat jarang pengantin pada pernikahan dengan makhluk gaib bersedia dipublikasikan.

Dia menganggap pernikahan manusia dengan makhluk gaib sering dan bahkan biasa terjadi di Pulau Kalimantan, hanya tidak pernah terpublikasi.

Artikel Selanjutnya
Karangan Bunga Banjiri Resepsi Anak Buwas dan Budi Gunawan
Artikel Selanjutnya
Pengamat: Peluang Perempuan Jadi Gubernur DIY Belum Final