Sukses

Top 3: Dimas Kanjeng Bisa Tarik Uang dari Gunung Lawu?

Liputan6.com, Probolinggo - Sebagian pengikut Dimas Kanjeng Pribadi telah meninggalkan padepokan di Dusun Cengkelek, Desa Wangkal, Kecamatan Gading, Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur. Namun masih ada beberapa muridnya yang terus bertahan karena mengaku menemukan kedamaian.

Selain meyakini kemampuan Dimas Kanjeng yang diduga bisa menggandakan uang, beberapa percaya sang guru bisa mengambil uang dari Gunung Lawu.

Hingga malam ini, Selasa (4/10/2016), berita mengenai Dimas Kanjeng dan para pengikutnya paling banyak menyita perhatian pembaca Liputan6.com, terutama di kanal Regional.

Di luar berita Dimas Kanjeng, kabar lain yang tak kalah diburu mengenai sebuah desa di Sulawesi Selatan yang konon katanya merupakan titik tengah dari wilayah Indonesia.

Satu lagi yang tak kalah populer adalah cerita rencana Taman Nasional Gunung Rinjani memasang CCTV di sekitar gunung berapi kedua tertinggi di Indonesia ini.

Berikut berita populer selengkapnya yang terangkum dalam Top 3 Regional;

1. Santri Percaya Dimas Kanjeng Ambil Uang dari Gunung Lawu

Dimas Kanjeng Taat Pribadi

Beberapa pengikut Dimas Kanjeng enggan meninggalkan tenda-tenda di kawasan Padepokan Dimas Kanjeng di Dusun Cengkelek, Desa Wangkal, Kecamatan Gading, Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur. 

Para pengikut Dimas Kanjeng memang sangat meyakini kemampuan sang guru, termasuk soal penggandaan uang.

Kesaksian terkait penggandaan uang yang dilakukan Dimas Kanjeng Taat Pribadi terlontar dari seorang pengikutnya, Arifin Aming, warga Jember.

"Saya masuk jadi pengikut memang baru 2014, dan saya dapat informasi bahwa kabar ada uang yang diambil dari Gunung Lawu," ujarnya, Senin, 3 Oktober 2016, dilansir Antara. 

"Ada seorang yang mengambil dari sana, tapi wujudnya seperti apa itu yang tidak semua tahu. Hanya Kanjeng saja yang mengontak dari sini," kata Arifin menambahkan.

Selengkapnya...

 2. Titik Tengah Indonesia Konon Ada di Dusun Ini

Daerah di Soppeng, Sulawesi Selatan diyakini jadi titik tengah Indonesia (Liputan6.com / Fauzan)

Sebuah dusun terpencil di Desa Umpungeng, Kecamatan Lalabata, Kabupaten Soppeng, Sulawesi Selatan, diyakini sebagai titik tengah wilayah Indonesia.

Di tempat itu terdapat sebuah batu titik tengah Indonesia. Masyarakat setempat menyebutnya tempat itu sebagai Posi Na Tanae (Pusat Tanah). 

Konon dahulu dijadikan sebagai tempat musyawarah para raja sekaligus pelantikan para datuk dan raja pada zamannya.

Andi Yasir mengungkapkan jika memang diperhatikan di peta Indonesia atau Google Earth, maka daerah Sulawesi Selatan berada tepat di tengah-tengah Negara Kesatuan Republik Indonesia. 

Desa Umpungeng terletak di deretan perbukitan yang menyerupai tubuh manusia yang terbujur ke barat. Umpungeng sendiri terletak di tengah, sehingga menyerupai pusar manusia. 

Selengkapnya...

3. Gunung Rinjani Akan Dipasangi Kamera CCTV

Meski tidak sepopuler jalur pendakian Senaru dan Senalun, Torean oleh masyarakat lokal kerap digunakan “jalan singkat” untuk langsung sampai ke Danau Segara Anak. Foto: Andi Jatmiko/ Liputan6.com.

Taman Nasional Gunung Rinjani (TNGR) akan membangun dan menggunakan sistem digital teknologi berupa CCTV dan online booking dalam mengawasi serta melayani wisatawan.

Selain CCTV, Balai TNGR juga berencana menggunakan sistem online booking untuk melayani wisatawan yang akan berkunjung serta memantau data pengunjung.

Mustafa mengatakan, penggunaan sistem digital seperti online booking dan CCTV ini merupakan langkah TNGR untuk mengawasi secara akurat data dan keadaan pengunjung yang mendaki di Rinjani.

Selengkapnya...